10 Kegunaan Pencahayaan dalam Sinematografi

sewa lighting

Dalam sinematografi sinar yaitu unsur yang betul-betul penting. Tanpa adaya sinar, sebuah obyek tak akan bisa ter-exposed. Untuk bisa memandang sebuah obyek kita membutuhkan sinar, hal yang sama juga berlaku dalam sinematografi.

Film sendiri seringkali dikatakan sebagai lukisan sinar . Karena obyek yang terekam dalam sebuah karya sinematografi pada dasarnya yaitu hasil pantulan sinar. Warna-warni dapat terlihat pada suatu obyek karena obyek hal yang demikian memantulkan sinar yang diterimanya dari sumber sinar.

Terdapat dua sumber sinar yang bisa diterapkan dalam sinematografi, yakni sinar sang surya (daylight) dan sinar lampu (tungsen).

Sinar sang surya yang diterapkan sendiri, dapat berupa sinar lantas maupun hasil refleksi (pantulan). Warna daylight diterapkan untuk scene pada siang hari, dan tungsen diterapkan untuk scene pada malam hari.

Pencahayaan dalam sebuah karya sinematografi yaitu komponen yang betul-betul penting. Seni memberesi sinar ini akan betul-betul memberi pengaruh perhatian penonton kepada cerita yang dikenalkan.

Pada dasarnya, pemberesan sinar dalam film mencontoh sinar alam, tetapi tata sinar perlu dikuasai sedemikian rupa sehingga kecuali menampakkan obyek juga bisa menghasilkan gambar yang artistik.

Umpamanya mengenai bayang-bayang yang muncul dalam pencahayaan, dapat mengganggu (perlu dihilangkan) atau dapat juga dibutuhkan untuk mendorong konsep cerita. Bayang-bayang yang mengganggu umpamanya bayang-bayang yang muncul pada dahi atau hidung artis film pria.

Meskipun bayang-bayang yang mendorong contohnya, bayang-bayang obyek yang melintas dalam sebuah film horor.
Terdapat tiga nilai penting dalam pencahayaan sebuah karya sinematografi, aitu Key Light, Fill Light dan Back Light.

Key light yaitu pencahaan utama yang dinasehati pada obyek dan umumnya mempunyai sinar yang paling dominan.

Fill light diterapkan untuk menghilangkan bayang-bayang mengganggu, yang dimunculkan oleh obyek. Intensitas sinar fill light umumnya separo dati key light.

Back light yaitu pencahayaan di belakang obyek, dibutuhkan untuk memunculkan dimensi, agar obyek tak kelihatan menyatu dengan latar belakang.

Bayang-bayang sudah diceritakan sebelumnya, mata kita membutuhkan sinar untuk bisa memandang suatu obyek. Dalam sinematografi, fungsi pencahayaan lebih pelbagai.

Bukan cuma untuk menunjukkan suatu obyek, namun juga seni untuk menampakkan kesan artistik. Untuk lebih lengkapnya berikut akan Spesialis Komunikasi paparkan 10 fungsi pencahayaan dalam bidang sinematografi:

 

1. Membikin Tampilan Gambar yang Artistik

Sinematografi yaitu sebuah seni, oleh karena itu gambar yang ditampilkan dalam sebuah karya sinematografi sepatutnya memberikan kesan artistik. Pencahayaan bisa menolong melaksanakannya. Pencahayaan yang ideal bisa meningkatkan kwalitas keindahan suatu obyek. Memperlihatkan terperinci serta arsitektur tertentu dari suatu obyek supaya terlihat dominan, sehingga kelihatan lebih cantik.

 

2. Menyinari Objek

Fungsi paling pertama dan utama dalam pencahayaan yakni unruk menyinari obyek. Dengan semacam itu obyek bisa memantulkan sinar sehingga wujud dari obyek hal yang demikian bisa dicokok oleh kamera. Penyinaran obyek hal yang demikian dilaksanakan sedemikian rupa, sehingga obyek kelihatan terang, layak dengan konsep yang diharapkan dalam film.

Baca Juga: sewa lighting

 

3. Menghilangkan Bayang-bayang yang Mengganggu

Bayang-bayang sudah di sebutkan sebelumnya, terdapat beraneka bayang-bayang yang diwujudkan dalam pencahayaan. Ada bayang-bayang yang memang dibutuhkan untuk memunculkan efek tertentu, tetapi ada pula bayang-bayang yang tak dibutuhkan.

Bayang-bayang yang tak dibutuhkan ini seringkali terlihat mengganggu atau menyalahi konsep film yang dijadikan, sehingga perlu dihilangkan. Bayang-bayang hal yang demikian bisa dihilangkan dengan bantuan sinar lain, dilaksanakan dengan tata sinar tertentu.

 

4. Umpamanya Efek Khusus

Efek pencayahaan dalam sinematografi pada dasarnya mencontoh sinar alam dan menurut pengalaman tertentu. Dalam rangka mencontoh konsep film, untuk mendapatkan efek tertentu seringkali diperlukan bantuan pencahayaan tertentu pula. Umpamanya untuk memunculkan efek bayang-bayang tanpa obyek yang melintas dalam sebuah film horor, atau efek silaunya cahaya sang surya, dan semacamnya.

 

5. Bentuk Jikalau

Karenanya pencahayaan yang diberi dalam sebuah karya sinematografi cuma berupa sinar datar atauflat. Komponen obyek yang tersorot cahanya akan kelihatan monoton, tak menarik.

Dengan tata sinar yang bervariasi, karenanya akan timbul keberagaman wujud obyek, layak dengan tinggi rendah derajat pencahayaan, arah sinar, serta intensitas yang diberi. Tata sinar perlu diramu sedemikian rupa, sehingga memunculkan kontras serta keberagaman warna yang menyusun obyek sehingga mempesona penonton.

 

6. Pemilihan Dipandang yang Umpamanya Penonton

Pencahayaan dalam sinematgrafi bisa dikuasai sedemikian rupa, sehingga penonton bisa dinasehati untuk memandang komponen tertentu yang perlu dipandang atau tak memandang komponen tertentu.

Umpamanya dengan memberikan efek jelas, sehingga penontondapat memandang suatu obyek dengan terang atau meminimalisir pencahayaan pada obyek yang tak mau di ekspose. Apa yang dipandang penonton dapat dikuasai melewati intensitas penerangan, ukuran obyek yang disorot, kontras suatu obyek dengan latar belakang, serta jarak obyek.

 

7. Umpamanya Persepsi

Efek pencahayaan tertentu pada suatu obyek atau ruang bisa menghasilkan nuansa serta karakter tertentu, layak dengan konsep yang diharapkan. Umpamanya efek pencayahaan yang memunculkan kesan luas pada ruang yang sempit, atau kesan tinggi pada obyek yang rendah.

 

8. Umpamanya Suasana

Suasana disini lebih mengarah pada suasana hati atau jiwa penonton. Efek kejiwaan ini bisa dibuat oleh artis film pria dengan dukungan pencahayaanyang ideal. Umpamanya efek angker, tegang, sedih atau semacamnya.

 

9. Umpamanya Membikin yang Wajar

Tata sinar lampu tiruan bisa menghasilkan ilustrasi sinar wajar, contohnya mengenai pedoman waktu, daerah atau musim yang mau ditampilkan dalam konsep sinematografi hal yang demikian.

 

10. Membikin Komposisi

Tata sinar dalam sinematograi bisa dirancang sedemikian rupa, sehingga bisa menghasilkan komposisi tertentu yang layak dengan keperluan skenario.  mana yang disorot, intensitas sinar yang diberi, arah serta sudut sinar bisa sirancang sedemikain rupa, sehingga mewujudkan komposisi yang bagus dan layak dengan konsep.

 

Sumber: http://sewalightingjkt.blogspot.com/