Pertimbangkan Hal Ini Dalam Memilih Kurikulum Internasional

International School Jakarta – Kurikulum internasional menawarkan banyak keunggulan bagi siswa. Selain menambah kreativitas dan berpikir kritis, kelebihan kurikulum ini juga memudahkan siswa dalam melanjutkan pengajaran di universitas-universitas ternama di dunia.

Kurikulum internasional terdiri dari berjenis-jenis tipe, sebagai contoh yang populer seperti International Baccalaureate (IB) dan International General Certificate of Secondary Education (Cambridge IGCSE) /A Level.

Head of Department (Language and Literature) Academic SIM Singapore, Mark Rozell, sekolah di Singapore ini menerapkan standar kurikulum internasional. Mark membagikan anjuran bagi orang tua dan anaknya dalam memilih kurikulum internasional yang cocok.

Pertimbangkan Gaya Belajar
Mark mengatakan, “Bagi siswa yang mau belajar di luar negeri di negara seperti Amerika, Australia, Inggris, dan Selandia Baru, System IB, A Level, maupun IGCSE bisa diterima, tetapi ada satu hal yang perlu dipertimbangkan yaitu gaya belajar para siswa.”

Gaya belajar yang dimaksudnya yaitu bagaimana siswa bisa menyesuaikan diri dengan program pelajaran setiap kurikulum internasional. Seandainya, di System IB, siswa semestinya mengambil enam mata pembelajaran dan tiga bagian pembelajaran. Sedangkan, seandainya siswa meniru kurikulum IGCSE, mereka cuma memilih lima hingga enam mata pembelajaran saja.

Untuk A Level umumnya siswa cuma memilih tiga mata pembelajaran. Seandainya, apabila anak suka ilmu pengetahuan, maka mereka dapat memilih dua mata pembelajaran sains plus satu matematika. Keuggulan lain dari program ini yaitu siswa dapat dipadang dengan sungguh baik di seluruh dunia, terlebih di Inggris yaitu negara asal ujian A Level. Jadi, bisa disimpulkan gaya belajar kurikulum IGCSE dan A Jenjang lebih mendalam dan konsentrasi. Walaupun IB memiliki pelajaran yang lebih luas.

Untuk kurikulum IB sekolah di bsd ada kemungkinan penerapan setiap sekolah bisa berbeda di sebagian negara. Pasalnya, tiap sekolah mempunyai peluang untuk menyesuaikan program ini dengan keperluan masing-masing. Dengan kata lain, apabila mencari kurikulum yang lebih terstandar di semua negara A Level lebih ideal dibandingi program IB.

Pertimbangkan Kecakapan Bahasa Inggris
Selain gaya belajar, Mark memberi rekomendasi kepada para orang tua untuk mengamati kemampuan bahasa Inggris anaknya sebelum memilih cambridge curriculum internasional.

“Bagi siswa yang sungguh-sungguh percaya diri dalam menerapkan bahasa Inggris, mereka seharusnya tidak bermasalah dalam memilih IB. Namun, apabila mereka masih dalam tahap belajar dan mungkin tingkatnya tidak terlalu baik, karenanya hal ini menjadi pergumulan sendiri,” terang Mark.

Hal hal yang demikian diucapkannya lantaran kurikulum seperti IB meliputi pembuatan banyak artikel atau esai dalam bahasa Inggris. Malahan untuk IB Diploma, ada banyak proyek kecil yang semestinya dijalankan siswa dan semestinya ditulis dalam bahasa Inggris.

“Jadi, aku merasa itu berarti siswa yang sedang meniru kurikulum IB semestinya sungguh-sungguh gigih, sungguh-sungguh disiplin, dan semestinya dapat mandiri. Program ini sungguh-sungguh intensif dan menegangkan.”

Pertimbangkan Sekolah Alternatif Buah
Kecuali menetapkan kesanggupan bahasa Inggris si buah hati, Mark juga mengingatkan orang tua bahwa penting bagi mereka memikirkan perihal sekolah atau kampus yang akan dipilih buah hati.

“Jadi Anda dapat mencari tahu perihal tipe aktivitas ko-kurikuler yang ditawarkan sekolah kecuali kurikulumnya. Kemudian, orang tua juga semestinya memperhatikan kualifikasi para guru, berapa lama mereka akan mendidik program, dan kenal bagaimana daya kerja alumnus dari sekolah hal yang demikian dengan bagus dijalankan,” lanjutnya.

Orang tua bisa pula mengevaluasi dari opsi universitas yang lazimnya dituju oleh para siswa dari sekolah hal yang demikian, sebab itu akan memberi tahu para orang tua mengenai kwalitas pengajaran yang diterima si kecilnya.

Orang tua juga bisa menolong buah hati dalam mempersiapkan diri semenjak dini. Adapun umur yang ideal untuk meniru kurikulum internasional yakni semenjak usia 12 hingga 13 untuk IB atau IGCSE. Untuk A Jenjang dan IB School Jakarta, umumnya siswa masuk sekitar umur 15 hingga 16 tahun.

Mau berkonsultasi lebih lanjut mengenai opsi studi? Hubungi konselor kami di kantor SUN Education terdekat untuk menerima info mengenai program-program yang ditawarkan.