Ada Laboratorium Bahasa Inggris untuk Prajurit Kobangdikal

Ada Laboratorium Bahasa Inggris untuk Prajurit Kobangdikal
Laboratorium bahasa – Bukan hanya dapat memanggul senjata, prajurit juga butuh merajai bahasa Inggris. Ini berkhasiat untuk membina relasi kerja sama antarnegara. Lab bahasa Inggris bahkan disediakan untuk prajurit. “Dengan bantuan fasilitas dan kelengkapan lab bahasa dari Pemerintah Australia sebagian waktu lalu, ini dapat meningkatkan profesionalisme prajurit TNI AL dalam berbahasa, lebih-lebih bahasa Inggris, dan juga dapat menempelkan kekeluargaan, persaudaraan dan relasi yang harmonis antara Indonesia dan Australia,” kata Staf Atase Pertahanan (Athan) Australia Kapten (RAN) Jonatan Couper.

Jonatan mengunjungi Ruang Auditorium Pusdikbanmin pada Selasa 27 November 2012. Ia diterima oleh Komandan Sentra Pengajaran Bantuan Administrasi (Danpusdikbanmin) Komando Pengajaran Dukungan Awam (Kodikdukum), Kobangdikal, Kolonel Laut (S) M Iskandar, dipandu Komandan Sekolah Perwira (Dansepa) Pusdikbanmin Letkol Laut (S) Agus Karyanto dan Kepala Mimbar Ajaran Laborat Bahasa (Kama Labsa), Mayor Laut (KH) M Asad.

Berdasarkan Jonatan yang juga penasihat bahasa Australia (Australian Language Adviser) mengatakan maksud kedatangannya ke Pusdikbanmin, Kobangdikal salah satunya untuk menyatakan terima beri atas kerja sama antara Atase Pertahanan Australia dengan Kobangdikal dalam hal ini Pusdikbanmin, berhubungan dengan habisnya masa penugasannya sebagai staf Athan Australia yang ada di Indonesia. “Sebagai personel yang ditempatkan dalam pengembangan bahasa Dephan Australia, aku sungguh-sungguh bersuka ria atas kerja sama selama ini. Gampang-mudahan sepeninggal aku, lab bahasa yang ada di Pusdikbanmin lebih berkembang,” harap Jonatan.

Sementara Danpusdikbanmin juga menyatakan terima beri atas kerja sama yang dijalankan selama ini. Menurutnya, dengan adanya penambahan kelengkapan di lab bahasa yang ada di Pusdikbanmin, dapat menyokong dan meningkatkan kecakapan bahasa Inggris yang berkelanjutan bagi personel Angkatan Laut lebih-lebih dan parajurit TNI pada lazimnya. “Aku mau dengan peningkatan kecakapan berbahasa Inggris di permulaan program bisa meningkatkan kecakapan berbahasa Inggris prajurit TNI. Dan ke depannya kerja sama hal yang demikian dapat dimaksimalkan ke bidang yang lain, seperti pengiriman siswa Kobangdikal untuk menjalankan progres belajar mendidik di Australia,” papar ia.

 

 

Baca juga : Lab bahasa inggris