Sistem yang Dianjurkan untuk Mencuci Mesin Beroda

Sistem yang Dianjurkan untuk Mencuci Mesin Beroda

Membersihan ruang mesin yaitu hal yang tricky. Butuh ketepatan ketika mengerjakannya, atau jikalau penanganannya kurang pas, pengaruh fatal semestinya Anda tanggung. Inilah yang membikin tidak segala orang berani mengerjakannya sendiri. KompasOtomotif coba memberikan tutorial, bagaimana mencuci mesin yang dianjurkan supaya tak terjadi permasalahan. Dalam hal ini, penjelasan perlu diberi oleh mekanik, sehubungan dengan spot-spot mana yang aman untuk dicuci. ”Ada sebagian bagian yang tidak boleh kena air. Kunci lain, jangan segera mengguyur selagi mesin panas. Tunggu sebagian menit sesudah mesin mati, sebab cemas ada bagian yang menciut,” ujar Herman, mekanik misterbrum.id terhadap KompasOtomotif, belum lama ini. Sesudah itu, lakukan hal-hal berikut ini:

1. Observasi bagian ini: distributor/ delco, busi, altenator, dinamo starter, kabel-kabel busi, fuse box (daerah sekering), engine control unit (ECU), dan segala socket elektrikal. Usahakan ditutup dengan plastik dan diikat sebelum disemprot.

Baca juga : mesin steam

2. Cek juga tutup oli mesin dan tongkat pengecek oli (dipstick). Pastikan telah terpasang dengan bagus. Ini penting supaya air tak masuk ke komponen mesin dan bercampur dengan oli.

3. Siram dengan air yang tak bertekanan tinggi untuk membasahi. Pakai sabun khusus supaya tak merusak komponen mesin. Gunakan tongkat dengan kain yang diikatkan untuk menjangkau komponen yang susah ditempuh dengan tangan. ”Jika ragu gunakan air, pakai cairan khusus yang disemprotkan dengan sprayer. Atau gunakan kuas halus. Usap komponen-komponen yang disemprot itu hingga bersih. Jangan kain yang kasar,” kata Herman.

4. Semprot atau bilas mesin yang telah diusap dengan air dengan tekanan sedikit lebih tinggi untuk merontokkan kotoran. 5. Keringkan dengan kain serat (plas chamois), lalu semprot soket-soket kelistrikan dengan udara bertekanan tinggi untuk menghindari korsleting.

 

 

Artikel lainnya : gergaji mesin